Minggu, 09 Oktober 2011

APA ITU "ANGINA" ?


Angina (atau angina pectoris atau angina of effort) adalah salah satu penyakit jantung yang umum. la menimbulkan rasa nyeri yang berat di dalam dada. Ini berhubungan erat dengan bergerak badan dan sembuh dengan beristirahat. Pada umumnya, ini dialami oleh kaum pria dan terjadi di masyarakat modern. Perawatan untuk ini sederhana sekali. Akan tetapi kesembuhan untuk jangka panjang sekarang ini adalah melalui operasi jantung.


Ada penyakit jantung yang biasa menimbulkan rasa nyeri dan sesak dalam dada. Ini timbul karena gerak badan dan tekanan emosi, dan hampir selarnanya, sembuh oleh istirahat atau dengan pengobatan.
Ini umumnya disebut angina. Secara klinik, ini lebih dikenal dengan nama angina pectoris atau angina of effort. Sering juga disebut angina Heberden, karena yang pertama mernberikan keterangan adalah Heberden pada tahun 1768. Namun, ini baru dikenal sebagai penyakit jantung pada abad ini.
Angina adalah satu penyakit ber­bahaya yang timbul karena penyem­pitan arteri yang menyalurkan darah ke otot-otot jantung. Bilamana ini menjadi sakit karena dindingnya semakin tebal (sehingga garis menengahnya makin susut), maka tambahan darah yang diperlukan oleh pembuluh darah halus di jantung tidak terpenuhi pada saat bergerak badan atau dalam keadaan emosi.
Patologi angina ini sama seperti gambaran yang terdapat pada, pasal sebelumnya. Yang terjadi ialah athero­ma dan penebalan dinding arteri. Ba­gian-bagian ini bila bertambah buruk akan membentuk penyakit pembuluh nadi yang disebut atherosclerosis (atau arteriosclerosis). Banyak dari antara faktor-faktor penyebabnya sudah digam­barkan dengan jelas. Maka tepatlah apabila digunakan beberapa saat untuk mempelajari kembali sebab-sebab tersebut karena ini adalah salah satu akibat penyakit pembuluh darah pada jantung.

Gejalanya.
Rasa nyeri dada yang timbul karena gerak badan serta rangsangan yang lain, dan dapat berkurang bila istirahat merupakan gambaran khas angina. Sekalipun ada variasi sifat dan parahnya rasa nyeri itu, sifat umumnya tetap sama.
Biasanya, rasa nyeri terasa pada sternum (tulang dada). Dari daerah ini akan meluas ke seluruh dada. Rasanya menyebar ke sebelah kanan dan kiri (lebih sering ke sebelah kiri) daerah pec­toral, yaitu pada otot besar di batik buah dada. Dari situ akan terus menyebar dengan rasa sakit yang berubah-ubah. Penyebaran tersebut melibatkan pem­buluh-pembuluh darah. Sampai ke bagian leher, bahu dan lengan. Ini akan lebih terasa pada lengan sebelah kiri. Dari lengan turun ke bagian siku dan terus ke tangan sampai ke jari-jari.
Dari dada bagian atas akan menye­bar sampai ke muka, leher, rahang, gigi dan gusi.
Selamanya dada bagian tengah turut merasakan nyeri. Tetapi mungkin agak ke bawah di bagian epigastrium (bagian tengah-atas perut), ataupun dapat terasa pada bahu.
Perasaan orang yang menderita nyeri ini sering "tidak enak", “kejang “, "hancur", "ditekan", "rasa beban berat di dalam dadanya", "rasa bahu ter­bakar." Rasa nyeri ini akan terasa selama serangan tersebut berlangsung. Tidak meletup, menikam, menusuk. dan nyeri ini bukan karena bergeraknya rongga dada sewaktu bernafas (yang biasa dirasa apabila dada infeksi seperti pada waktu menderita pleuritic, bron­chitis, dan lain sebagainya). Sering kea­daan ini akan memudahkan pemerik­saan terhadap kegagalan jantung.
Kegiatan yang memerlukan tenaga jasmanilah yang sering menyebabkan serangan ini. Serangan itu akan terjadi apabila orang tersebut melakukan aktivitas yang lebih berat dari yang biasa dilakukannya. Setelah serangan per­tama ini, akan lebih sering terjadi. Bahkan berjalan kaki sajapun dapat menunjukkan gejala-gejala tersebut, jadi apabila semakin sering berjalan atau berlari, atau mendaki bukit, ini akan dapat menurunkan ambang batas di mans nyeri akan timbul.
Sering ada juga gejala lain yang muncul. Makan kenyang sekali, udara dingin, gejolak emosi, perdebatan, suasana yang menegangkan, se­muanya ini adalah hal-hal yang dapat memperbesar gejala-gejala tersebut. Mimpi yang tidak menyenangkan pun dapat menimbulkan serangan jantung pada malam hari.
Biasanya rasa nyeri ini tidak sampai satu menit lamanya. Si penderita dengan sendirinya menghentikan peker­jaannya dan beristirahat. Rasa nyeri itu sampai cepat pada puncaknya, lalu menurun dari keadaan kritis ini karena orang tersebut sudah menghentikan kegiatannya.
Bersamaan dengan terhentinya kegiatan orang tersebut, sirkulasi darah dalam jantung lambat-laun menghilang­kan metabolit yang menyebabkan gejala tersebut pada jantung. Rasa nyeri berkurang dan kemudian hilang.
Sering tampak rasa cemas pada wa­jah si penderita, takut atau kekhawatir­an, dan mungkin akan pucat karena berkurangnya darah di mukanya. Tetapi ada juga yang mukanya merah-merah dengan keringat, dan untuk seketika denyutannya lebih cepat.
Lambat-laun kondisi orang itu akan merosot. Dalam hal ini gejaia-gejalanya lebih cepat kelihatan dan kurang terasa penyebabnya. Beberapa pasien bahkan akan tidak nyaman waktu pemeriksaan yang menyeluruh. Serangan dalam keadaan seperti lebih berat dan lebih sering. Jika serangan itu mendadak, maka kemungkinan besar serangan jantung itu tak terhindarkan lagi.
Diagnosa. Biasanya dilakukan oleh seorang dokter setelah memperhatikan beberapa faktor. Riwayat pasien tersebut adalah dasar utama yang me­nyatakan adanya angina pectoris. Namun, elektrokardiogram (EKG) dapat  juga memberikan bukti berharga sebesar 85% dari semua kasus.
Satu seri pemeriksaan perlu diada­kan sebelum tanda-tanda petunjuk EKG dipelajari. Kadang-kadang apabila dilakukan penelitian normal (yang biasa pada saat-saat awal ketika keadaan istirahat), senam ringanpun akan dapat menunjukkan adanya gangguan kar­diak. Seringkali apabila diadakan test stress akan nyata kelainan pada jan­tung. Ini kelihatan apabila EKG terus diambil sementara orang itu bersenam dengan giat-sering juga dengan alat khusus.
Lalu kalau bukti-bukti yang lebih jauh diperlukan, maka barulah dilaku­kan angiography jantung. Itu akan menunjukkan gambar pembuluh nadi jantung, dan akan kelihatan di mana ter­jadinya penyumbatan. Perkembangan baru ini semakin luas pemakaiannya, khususnya apabila direncanakan akan melakukan pembedahan jantung. Tempat yang sesungguhnya dari penyem­pitan ini dapat ditentukan dengan tepat sekali.
Pada kaum pria yang berusia tigapuluh tahun atau lebih, angina itulah penyebab umum rasa nyeri seperti ini. Itu jarang terjadi pada kaum wanita.
Dokter yang melakukan pemerik­saan tersebut haruslah mencari sebab­-sebab lain sebelum memberitahukan hasil pemeriksaannya.
Banyak orang yang bertemperamen tinggi dan mereka yang mempunyai kecenderungan neurotik sering menge­luh karena merasa nyeri di sekitar atau di balik buah dadanya, dan mereka merasa bahwa itu adalah berhubungan dengan jantung. Ketidaknyamanan seperti ini umumnya tidak tetap, ini boleh jadi terasa setelah melakukan kegiatan, dan dapat berlangsung selama beberapa jam, lebih sering disebabkan kecapekan ketimbang gerak badan. Biasanya hasil pemerik­saan elektrokardiogram itu menunjuk­kan normal.
Sebab-sebab umum yang lain tim­bulnya rasa sakit di bagian ini adalah hiatus hernia (yang dewasa ini lebih sering didiagnosa dengan X-ray), penyakit kantong empedu, cedera pada tulang punggung. Semuanya ini dapat menyu­litkan diagnosa dokter. Namun, riwayat penyakit dan EKG adalah alat pemerik­saan jantung yang sering dapat menen­tukan hasil pemeriksaan.

Perawatan
Pada umumnya perawatan angina tidak berubah selama ini kecuali dalam hat tehnik pembedahan canggih yang mencapai kemajuan dan kepopuleran di rumah sakit yang besar.
Pengobatan yang rutin adalah peng­gunaan nitrite, dan trinitrat glyceryl, dan ini masih tetap pilihan utama. Ini murah dan baik, tetapi suplai yang baru akan memberi hasil yang terbaik.
Mengisap-isapnya dengan meletak­kannya di bawah lidah membawa hasil yang memuaskan untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut dalam tempo dua menit dan faedahnya akan terasa selama lima belas sampai tigapuluh menit.
Produk ini sama sekali tidak me­ngandung gejala racun dan dosisnya dapat diulang-ulang. Pada hakekatnya, beberapa orang yang menderita angina menggunakan obat ini dalam dosis yang besar secara teratur dan tetap nyaman.
Jika seseorang hendak bekerja dan menduga akan merasa nyeri dada karenanya, maka baik kalau tablet tersebut diisap-isap lebih dahulu di bawah lidahnya, biasanya rasa nyeri itu akan ringan.
Beberapa orang merasa pusing kalau makan obat tersebut (ada yang agak ringan dan ada yang berat) perbe­daan ini bergantung pada orangnya dan rasa nyerinya. Sekarang obat ini sudah ada dalam bentuk minyak yang dapat digosokkan pada kulit. Ini diberikan kepada orang yang menderita angina nocturnal (pada malam hari).
Sebagian orang menggunakan kap­sul yang disebut amyl nitrite, yang dihirup dan memberi kelegaan dengan cepat. Tetapi inipun sudah diganti dengan obat yang lebih mutakhir.
Yang lebih baru lagi, adalah satu kelompok obat yang pemakaiannya agak luas yang disebut "beta Mockers". Obat ini telah berhasil baik mengurangi terjadinya dan rasa nyerinya angina. Ada banyak obat dari kelompok ini yang dipakai secara luas. Yang pertama ialah propranoldl, tetapi yang baru terus mun­cul, dan masing-masing mempunyai nilai khusus. Sebenarnya beta-blockers itu adalah obat yang menonjol pada tahun 1970-an. Dosisnya bervariasi, tetapi biasanya diberikan dua kali sehari. Dosis ini boleh ditambah menurut keadaan penderita, dan selamanya berdasarkan resep di bawah­pengawasan yang ketat seorang dokter.
Obat lain diberikan guna membe­sarkan garis tengah pembuluh da­rahnya. Ada yang merasa bahwa hasilnya agak lama, tetapi banyak juga yang mengecewakan. sehingga penggunaannya sangat cepat menurun.
Ada banyak usaha yang dapat dilakukan orang yang menderita penyakit angina, dan yang dapat menolong meredakan gejala-gejalanya serendah-rendahnya.
Menghindarkan faktor-faktor penyebabnya akan sangat menolong. la perlu berusaha menghindarkan gerak badan yang tidak perlu, yaitu yang diketahuinya akan menimbulkan gejala-gejala itu. Demikian juga keadaan sosial dan lingkungan yang menjadi faktor penyebab haruslah dihindarkan. Sangat baik untuk menghindarkan keadaan yang akan menimbulkan kemarahan dan emosi. karena hal-hal itu tentu akan memperbesar masalahnya kalau terus dibiarkan. Akan jauh lebih baik bila pasien membiasakan diri dengan suatu sikap umum menerima keadaan supaya dapat menikrnati hidupnya. Orang yang tidak memiliki sikap seperti itu, banyak sewaktu-waktu memendek yang terbaik ialah yang banyaknya dan mudah dicerna, tidak banyak lemak dan. Kalau memang berat badannya terlalu tinggi. ia haruslah bertekad dengan diet 1000 kalori sehari sampai timbangannya turun sehingga resikonya lebih kecil. Tidur teratur akan menolong, yaitu delapan jam setiap malam. Bila ge­jalanya cepat diketahui, dianjurkan agar is banyak tidur. Mengatur kegiatan ber­dasarkan kesanggupan sangat penting. Demikian juga dalam pekerjaan, harus disesuaikan dengan keadaan sosial ekonomi pribadinya.
Minuman keras harus dihentikan sa­ma sekali. Alkohol tidak akan menolong keadaan orang tersebut, mengurangi atau menghentikan minuman beralkohol akan menolong dia memperoleh kese­hatan yang lebih baik.

Pembedahan Bypass Modern
Sekarang ini, dengan pertolongan pembedahan, telah dicapai suatu kema­juan besar. Banyak orang yang mende­rita angina berat sekarang sudah dapat bekerja, sedangkan sebelumnya tidak dapat.
Itu merupakan perkembangan baru, tetapi telah membuat orang yang lum­puh menjadi normal. Ini adalah karena digantinya suplai darah jantung yang cacat dengan suplai yang segar. Kini telah dapat ditransplantasikan pem­buluh darah yang baru ke dalam otot jantung sehingga akan menyalurkan suplai darah memintas pembuluh darah yang tersumbat itu. Ini yang disebut pembedahan bypass arteria koroner. Sudah banyak pasien yang berhasil dengan luar biasa. Sekarang telah dapat dilakukan secara luas. Angiography selektif (gambar pembuluh darah jan­tung) akan menolong orang untuk memperoleh manfaat dari pembedahan seperti itu.

Gambaran
Gambaran penderita angina berma­cam-macam. Dengan menggunakan pengobatan yang baku (tidak termasuk pembedahan), umur rata-rata orang yang keadaan penyakitnya membaik adalah kira-kira delapan tahun. Namun banyak orang yang mengalami penyakit jantung mati pada usia yang sangat muda. Tetapi sebagian lagi dapat hidup sehat dan hidup 15 sampai 20 tahun lebih lama dari orang-orang lain. Tidak dapat diramalkan apa yang akan men­jadi nasib seseorang.
"Faktor-faktor resiko" umum yang sudah dipaparkan akan mempercepat perkembangan penyakit ini.
Merokok (khususnya perokok berat). orang yang berlebihan berat badannya, tekanan darah yang semakin tinggi. diabetes, keadaan jantung yang tidak menentu, dan sejarah berpenyakit jantung di dalam keluarga tidak mengun­tungkan bagi banyak orang.
Semakin sering dan berat serangan jantung itu, khususnya bagi orang yang jarang bergerak badan, adalah suatu tanda buruk. Keadaan wanita pada umumnya lebih baik ketimbang pria.
Para dokter dewasa ini berpendapat bahwa harapan para penderita angina pada masa mendatang bergantung pada pembedahan pada usia dini sebelum keadaan orang tersebut men­jadi parah. Di sinilah letaknya "kesem­buhan" yang sesungguhnya. Waktulah yang akan menentukan. Tetapi itulah kemungkinan yang dapat menyelamat­kan umat manusia.
Dengan pertolongan pembedahan bypass, juga oleh memperbaiki kebia­saan hidup, diharapkan usia manusia akan dapat diperpanjang. Namun, masih terlalu dini untuk memberikan penilaian jangka panjang pada bidang yang masih baru ini.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar